Jumat, 28 Februari 2014

Harapan yang hampa

Untukmu, Pemberi Harapan Palsu!

Telah kita ukir banyak kenangan
Canda, tawa, suka maupun duka
Tak terasa kita lewati bersama
Tanpa sadar adanya harapan
Menggapainya tentu tidak mudah
Tapi, harapan itu musnah dalam sekejap
Hanya luka yang tersisa
Ya, kutau aku gagal
Gagal dalam hal memahami arti kebahagiaan dan kenyamanan

Namun, tidak akan aku ulangi pada kesalahan yang sama
Aku akan memulai semuanya dari awal
Agar tidak lagi ada sesal
Seperti yang aku rasakan saat ini

Di sisi lain, aku membencimu
Dulu, saat kamu terus saja menanyakan kabarku
Aku menggantungkanmu
Rasa kecewa mulai timbul
Kamu ternyata sekedar melewati angan-angan
Lalu pergi tanpa alasan

Sungguh, aku terkejut merasakannya
Semoga ini adalah luka yang pertama dan yang terakhir darimu
Sayatan pisau harapan palsumu terlanjur menancap
Namun maafkan aku belum bisa memberimu maaf
Terimakasih telah menyempatkan hadir dihidupku
Kenangan ini akan teringat selalu :')